Pages

Monday, February 27, 2012

Konser Launching Album Distruggere


18 Desember 2011 lalu, bertempat di Bulungan Outdoor, Distruggere melakukan launching perdana album pertamanya berjudul Passing Unbroken Wall. Bagaimana kebrutalan prosesinya? Mari kita simak liputan kecil-kecilan dibawah ini. Mohon maaf kalo telat posting hampir dua bulan lebih. Cheers! #eaaa

Ketika merapat sore hari, sekitar pukul setengah empat, beberapa band sudah memanaskan acara. Penonton pun mulai ramai sehingga moshpit sudah mulai terlihat 'keras'. Sehingga beberapa penonton pun harus ditandu ke belakang karena mengalami cedera. Dengan sound yang cukup bagus tambah membuat arena semakin beringas. Semakin malam, semakin brutal!

Buat info, Distruggere adalah band Metalcore asal Jakarta Utara yang membawakan musik sejenis As I Lay Dying, Unearth, dan Lamb of God. Sempat memenangi event musik juga, yang akhirnya setelah beberapa tahun malang-melintang menelurkan album perdananya yang bertajuk passing Unbroken Wall. "Dengan lagu hits kami, Annihilation, Centaph, Negate the Power of Thirst, The Truth Remains, dan Natascha Kampusch, kami akan memberikan warna baru bagi dunia Musik Metal Indonesia." ucap mereka di Official Facebooknya.

Pada acara launchingnya kemarin, total diisi hampir lebih dari 20 band cadas, diantaranya Siksa Kubur, Vision Eyes, Prosatanica, Asphyxiate, Dead Vertical, Injury Deepen, Vomit Larynx, Sweet As Revenge, Final Attack, Social Black Yelling, Just Like Yesterday, dll. Pada akhirnya Distruggere tampil maksimal. Walaupun terlihat sedikit kebanting dengan para pembukanya, namun patut diacungi jempol atas acara launchingnya yang sukses. Salut! Dibawah adalah beberapa foto-fotonya.



















Sebenarnya ada satu video dari Asphyxiate bakal dicoba diunggah. Gak sengaja waktu tes gadget, ternyata hasil rekamannya cukup baik sekali. Stay tune terus dimarih broh! \m/

Nah ini dia videonya! #eaaa



Link terkait:
http://myspace.com/distruggeremetal
http://twitter.com/distruggere
http://www.facebook.com/distruggere


Thursday, January 5, 2012

Mengambang Bersama Float


Ada apa dengan Float? Walaupun sudah pernah denger lagu plus video klipnya. "Wah, wajib nonton livenya tuh!", kata seorang teman saya. Benar-benar mengompori saya. Tapi jangan sedih! Beberapa hari kemarin akhirnya berkesempatan nonton livenya. Cukup sayang kalo dilewatkan untuk di posting di blog ini kayaknya. Berikut liputan kecil-kecilannya dibawah. :D

Tanggal 16 Desember kemarin, bertempat di Galeri Foto Jurnalistik Antara yang terletak di Pasar Baru. Float menggelar konser kecil-kecilannya yang bertajuk Floatspot, ini baru yang pertama. Pastinya nanti bakal ada sekuel selanjutnya. Sampai di venue sekitar jam 9 malam kurang 15 menit, untung saja tidak telat. Float pun masih melakukan finalisasi check sound. Sambil menunggu, kebetulan di Galeri Antara ada pameran seni berjudul "Pembunuhan Politik Internasional" karya Arjan Onderdenwijngaard. Pameran ini sebagai peringatan hari HAM Internasional dan HUT Antara ke 47.




Float mulai turun membawakan lagu-lagunya sekitar jam 9 lewat. Penonton yang sudah berdatangan diluar, mulai masuk ke dalam, makin memenuhi area venue yang tidak begitu besar. Padat! Para crew juga sempat membagikan foto kopian lirik lagu-lagu Float. Langsung saja sontak banyak yang ikut bernyanyi bersama. Banyal lagu mereka yang dibawakan, seperti I.H.I, 3 Hari Untuk Selamanya, Surrender, Stupido Ritmo, dan lainnya, termasuk Pulang. Sound yang mantab, walaupun ada sedikit masalah karena ampli bas berasap. Hahaha! Belum suasana yang cozy benar-benar maksimal malam itu. Cocok banget buat ritual menggalau bersama. XD







Akhirnya kesampean juga kemarin. Btw buat info, sekarang Float sudah formasi baru dengan full band. Dulu kan akustikan bertiga aja. Hehehe. Berikut beberapa videonya dibawah. Pulang, 3 Hari Untuk Selamanya dan lagu terbaru mereka I.H.I. Selamat menikmati!

Video masih dalam proses perunggahan... Kok gak kelar-kelar? #eaaa

Tuesday, December 13, 2011

Distorsi Di Hari Pertama JakCloth 2011


Siapa yang gak tau JakCloth? Satu event besar tahunan clothing di Indonesia yang bertempat di Parkir Timur Senayan, Jakarta. Selain banyak booth kaos-kaos ala distro, acara turnamen BMX, dan lainnya, di acara itu disuguhkan juga acara musiknya. Kebanyakan aliran indie, dari rock n roll, ska, punk, hingga metal. Berkesempatan merapat di hari Jum'at, mari kita kilas balik dibawah. *sungkem*

Jum'at 9 Desember 2011, hari pertama JakCloth tampak padat sekali. Sedikit telat datang, sekitar pukul 7 malam baru sampai di venue. Langsung merapat di stage Crooz, karena Carnivored kebagian main disana. Walaupun hanya melihat mereka dua lagu saja, penampilan maksimal dan sound yang bagus cukup menginfiltrasi sebagian massa yang menonton. Beberapa terlihat headbang di bibir panggung. Carnivored terlihat tampil berlima malam itu, benar saja gitaris satu lagi adalah additional cabutan dari Abolish Conception. Intensitas kebrutalan pun terasa hingga akhir penampilannya. Good job!

Untuk info, Carnivored, band death metal sinting asal Pamulang Tanggerang ini akan menelurkan album perdananya yang bertajuk Revival, dibawah bendera Rottrevore. Menurut kabarnya, kemungkinan paling lambat akan di launch bulan Januari 2012 besok. Semoga lancar, tidak ada masalah yang berarti. Ditunggu banget prosesinya! Horns up! \m/






Sekitar pukul 8 malam lewat, banyak pengunjung beranjak merapat ke stage Fruit Tea. Sudah terlihat memadat disana, yeahh! Apalagi kalau bukan menunggu All Shall Perish! Band aliran deathcore kelahiran California, Amerika Serikat, akhirnya mencabik-cabik telinga penonton tepat jam setengah 9 malam. Kecewa! Sound yang dihasilkan sangat jelek sekali. Tidak berubah banyak waktu saya mendekat ke bibir panggung. Tidak keluar sama sekali. Cukup disayangkan, band ternama All Shall perish tidak ditunjang sound yang maksimal. Kabar punya kabar, crew-nya sedang mencoba teknologi baru mixer otomatisnya. Tapi persetan dengan alasannya, kami mau sound yang bagus! Sehingga nama besar band asuhan Nuclear Blast Records kurang bergaung malam itu.

Sound yang buruk sedikit membaik di tengah permainan, tapi tetap saja drumnya sama sekali tidak terdengar keluar. Damn! Tapi itu semua tertutup dengan kebrutalan moshpit, headbang dimana-mana, crowd surfing, dan sempat terjadi wall of death yang cukup panjang hingga ke belakang. Sang vokalis Hernan Hermida dengan penampilan gondrong plus brewoknya, benar-benar sukses mengompori penonton yang hadir malam itu. Sangat beringas! Sesekali anggota lain All Shall Perish takjub dan mengomentari massa yang kesetanan di moshpit.









Sangat disayangkan, karena masalah cuaca dan kesibukan saya yang berarti, tidak sempat merapat di hari Sabtu dan Minggunya. Semoga pawang hujan tahun depan lebih handal! Hahaha! Kita tunggu saja JakCloth 2012 selanjutnya! Cheers! :D

Friday, December 9, 2011

Urban Jazz Cross Over 2011


Tiga hari berturut-turut, tiga kali postingan tentang gigs. Berat-berat dah ini blog isinya foto semua! Hahaha! Dibawah ini adalah liputan seadanya untuk sebuah acara tahunan Urban Jazz Cross Over 2011. Acara mantab yang disponsori salah satu rokok terbesar di Indonesia. Sebenernya hampir sebulan yang lalu acaranya, apa boleh buat di posting baru sekarang. Sibuk euy! Dari pada ngemeng kelamaan, mending langsung aja simak dibawah mas broh! :D

Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta, 18 November 2011, acara Urban Jazz Cross Over kembali dilangsungkan. Kota Jakarta menjadi penutup tur acara ini yang telah dilangsungkan beberapa kota sebelumnya, diantaranya Medan, Pekan Baru, Surabaya dan Bandung. Seperti biasa, Urban Jazz Cross Over tahun ini juga disuguhi pertunjukan multimedia yang sadis! Malah lebih keren dari tahun kemarin rasanya. Dengan layar LED hampir sepanjang 20 meter. Belum lagi tata cahaya yang megah, benar-benar maksimal. Kabarnya digempur ligthning 150 ribu watt dan kapasitas sound 40 ribu watt.

Penuh kejutan, kali ini banyak juga artis-artis yang tidak berhubungan dengan musik jazz tampil sebagai pengisi acara. Sebut saja Syahrani, Ras Muhammad, Once, Firman, David Naif, Raisa, Krisyanto Ex-Jamrud, hingga Kaka Slank. Lagu-lagu yang dibawakan juga variatif, dari rock model U2, Temper Trap, Queen, sampe Linkin Park dibawakan pun oleh Ira Swara. Yang seluruhnya musiknya diaransmen oleh Vicky Sianipar Band. Hahaha, edan! Pokoknya tahun depan wajib disambangi lagi, kita tunggu kejutan apa lagi selanjutnya.

















Link terkait: www.djisamsoe.com