Pages

Monday, October 24, 2011

Jamselinas Pertama Di Jakarta


Akhirnya sebuah event besar di dunia sepeda lipat Indonesia dapat terlaksana pada tanggal 15 - 16 oktober 2011 kemarin. Acara yang digagas oleh milis id-foldingbike ini berpusat di Vidi Arena, Hanggar Teras pancoran, Jakarta Selatan. Setelah persiapan yang kurang dari dua bulan, cukup memeras keringat seluruh panitia yang terlibat. Alhamdulillah sukses dan lancar! :)

Jamselinas adalah kepanjangan dari Jambore Sepeda Lipat Nasional, kemungkinan besar akan diadakan setiap tahun. Sebuah acara silaturahmi pesepeda lipat seluruh nusantara ini, dimeriahkan dari kedatangan para peserta dari bermacam-macam daerah di Indonesia. Kebanyakan hadir dari komunitas daerah, seperti kota Bogor, Bekasi, Bandung, Tasikmalaya, Jogja, Semarang, Solo, Surabaya, hingga Padang. Cukup sayang untuk wilayah Bali batal untuk mengirimkan perwakilannya dikarenakan musibah gempa yang terjadi beberapa hari menjelang Jamselinas.

Selama dua hari yaitu tanggal 15 - 16 oktober banyak acara yang dilakukan di Jamselinas. Diantaranya seperti Night Ride, Heritage Trip, Klinik, Kuis, Games, pameran sepeda tua, hingga lapak-lapak yang digelar oleh komunitas. Tercatat 400 peserta yang terdaftar menjelang pada waktu sebelum acara. Belum lagi tambahan dari para peserta yang ikut mendaftar pada saat acara berlangsung.

Acara gowesnya yang paling ditunggu. Di hari pertama, malamnya Night Ride di sekitar Kuningan dan Sudirman. Bundaran HI sontak tertutup dengan banyaknya sepeda lipat malam itu. Cukup membuat pengendara mobil sekitar kaget, apalagi hari itu malam minggu, sekitar Bundaran HI sedang padat-padatnya. Dan pada hari kedua, paginya para peserta melakukan Heritage Trip, Pancoran hingga Kota Tua, pulang pergi. Benar-benar perjalanan yang cukup berat total hingga 35km lebih, belum lagi cuaca sedang panas-panasnya. Benar-benar pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Acara yang sangat seru! Ditunggu tahun depan dengan kota yang berbeda! Berikut foto-fotonya dibawah ini.
















Untuk foto-foto yang lebih lengkap lagi bisa ke sini.

Monday, October 10, 2011

Suguhan Logam Berteknik Dari Obscura


Mungkin ini sebuah konser termahal yang pernah saya tonton. Karena harus kehilangan handphone andalan yang sudah saya pakai selama tiga tahun. Entah terjatuh atau dirogoh orang, intinya hilang. Baru kali ini menyaksikan konser dengan konsentrasi yang setengah buyar mencari barang itu di venue. Tapi yah sudahlah, semoga bagi yang menemukan dan mengambilnya jadi bermanfaat buat kedepannnya, kata yang lagi hitsnya "Semoga menjadi 'sesuatu' yah!". #eaaa

Suatu kesempatan besar menyaksikan band teknikal death metal asal Jerman menggerinda Jakarta. Kuartet mematikan tersebut memuntahkan sayatan brutalnya pada hari kamis hampir dua minggu yang lalu, tanggal 29 September 2011, tepatnya di Mario's Place Cikini. Setelah saya sampai jam 7 malam, para massa pun sudah mulai ramai di depan pintu masuk venue. Sekitar pukul setengah sembilan malam, akhirnya Revenge membuka acara. Band teknikal asal Jakarta ini berhasil memanaskan suasana. Para penonton pun mulai mendekat ke bibir panggung. Permainan yang cukup apik, walaupun dari segi sound agak sedikit kering. Namun wajib diangkat dua jempol, Revenge adalah band yang termasuk debutan baru ini terbilang sukses terjun ke dunia bawah tanah. Apalagi kali ini makin menancapkan eksistensinya sebagai pembuka band sekelas Obscura. Good job bro! \m/

Setelah Revenge tampil, Obscura mulai menyiapkan peralatan tempurnya. Para massa makin merapat ke depan panggung, benar-benar padat. Sekitar pukul 09.45, Obscura akhirnya memulai dengan intro dan disambut lagu pertamanya. Sudah dapat ditebak, massa mulai beringas, tensi di tengah mospit mulai naik. Headbanging mulai tercipta, crowd surfing sesekali terlihat. Mayoritas penonton pun terlihat menikmati suguhan simfoni brutalitas yang disuguhi band sinting ini. Tata cahaya di Mario's Place ini juga sangat baik, sangat mendukung untuk konser-konser berskala Internasional seperti ini.

Seperti judul tournya Omnivium Asia Tour. Lagu-lagu dari album Omnivium mendominasi list lagu malam itu, tetapi lagu dari album Cosmogenesis juga turut dibawakan. Obscura juga menampilkan personel barunya di posisi bass, Linus Klausenitzer. Selain itu, tiga personel lainnya yang sudah punya nama di dunia bawah tanah, Steffen Kummerer (Ex-Festering Saliva), Hannes Grossmann (Member of Blotted Science, Ex-Necrophagist), Christian Müenzner "Münzi" (Member of Spawn Of Possesion, Ex-Necrophagist, Ex-Defeated Sanity). Berhasil menjamu massa di Jakarta dengan penampilan yang sangat berkelas! Selain Jakarta, Obscura juga menggempur Surabaya, Medan, dan Makassar.

Pertunjukan yang sangat impresif, terima kasih buat Maqnet Entertainment sebagai promotornya. Semoga makin sering membawa band-band berkualitas lainnya ke Indonesia. Dibawah ini, berikut beberapa foto-fotonya.














Videonya, Obscura - Orbital Elements, semoga nyusul...

Tuesday, October 4, 2011

Game RPG Penantian Para Dewa



Sebuah mahakarya akhirnya akan kembali di publik maniak game dunia. The Elder Scrolls V: Skyrim sebuah game petualangan epic buatan Bethesda Games Studios. Butuh penggarapan bertahun-tahun untuk membuat projek besar ini. Kini jutaan mata memandang seiring mendekatnya launching yang akan dilakukan di 11.11.11.

Salah satu game paling berbahaya, sebuah candu permainan yang paling mematikan di muka bumi. Semenjak keluarnya The Elder Scrolls IV: Oblivion, mereka telah menyatakan sebagai game paling wajib diujicoba. Ribuan random quest yang dapat dimainkan. Cerita yang acak plus puluhan ras dan class yang dapat diambil. Apalagi ribuan kilometer daerah yang bisa di jelajahi dalam game ini. Dijamin hari-hari berikutnya mata anda bekerja keras menemani begadang demi sebuah Skyrim ini. Benar-benar Fantastis! #eaaa

Buat info, The Elder Scrolls V: Skyrim adalah kelanjutan dari seri sebelumnya Oblivion. Game dengan genre RPG, contoh dekatnya seperti Fallout 3, Diablo, Neverwinter Night, atau pun Dungeon Dragons. Developer menjanjikan banyak sistem yang telah disempurnakan dan ditambahkan. Pastinya grafis kualitas dewa akan dipertontonkan. Yang penting simpan dana tambahan untuk upgrade PC masing-masing ke jenjang lebih tinggi, agar tampilan grafis bisa prima. Jangan kaget bila spesifikasi komputer untuk memainkannya hampir sama dengan spesifikasi komputer untuk mengendalikan nuklir. Jadi, jangan lewatkan! \m/

Link terkait : http://www.elderscrolls.com/skyrim/

Tuesday, September 27, 2011

Monster Of Legend 2011


Event kali ini hampir saja terlewatkan. Untungnya diingatkan oleh Debby via BBM. Benar-benar lupa, maklum saja paginya habis gowes galau Jakarta - Jatibening pulang pergi. Begitu sampai di rumah pun tidak sempat istirahat, langsung kembali bergegas merapat ke Bulungan. Sampai ditanya sama Ibu di rumah "Langsung pergi lagi? Gak istirahat?", cepat saya jawab "Kan ada Fatigon!". #eaaa #korbaniklan #abaikan

Gemuruh musik bawah tanah kembali terdengar di Bulungan, kali ini dalam event yang bertajuk Monster Of Legend. Pada tanggal 25 September kemarin, Bulungan Outdoor kembali menjadi arena moshpit bagi para penikmat musik ekstrim Indonesia. Tercatat para pendatang tidak datang dari sekitar Jakarta saja, namun dari luar kota seperti Jawa barat dan Jawa Tengah ikut datang meramaikan.

Terhitung setidaknya 15 band metal dari berbagai genre hadir disana, terlihat cukup variatif. Beberapa pengisi acaranya diantaranya: Jasad (Bandung), Ashpyxiate, Total Tragedy (Surabaya), Dreamer, Thrashline, Ritual Doom, Ababil, Before Die, Catharsis, dan lainnya. Dari Black Metal, Thrash Metal, Gothic, hingga Brutal Death Metal menyuguhkan ciri khas musiknya masing-masing.

Baru sempat masuk ke dalam area Bulungan setelah berwacana dengan teman diluar. Sekitar pukul 4 sore, saat itu Ritual Doom sedang menggempur massa di dalam, moshpit terlihat sudah mulai memanas. Setelahnya, Thrashline ikut mengganyang dengan distorsinya. massa mulai menggila, headbang dan crowd surfing dimana-mana. satu kata, Gokil! Maklum Thrashline yang di komandani Ndaru adalah dedengkot Thrash di Jakarta. Apalagi pas 'Bendera Kuning' dibawakan, terdengar anthem di nyanyikan massa bersama-sama, cukup mengembalikan memori pada akhir era 90-an. Merinding!

Setelah Thrashline, band brutal dari Bekasi, Asphyxiate, kembali membantai massa dengan kejam. Gerinda kick drum, dan sayatan gitar bertubi-tubi menghantam dengan keras massa, walaupun mereka yang sudah terlihat sedikit kelelahan setelah Thrashline tadi. Sempat dipotong break maghrib, Asphyxiate tetap menunjukan performanya, beberapa materi baru pun dibawakan.






Dreamer dan Total Tragedy pun tampil maksimal. Sedikit menurunkan tempo massa menjelang Jasad. Sound yang apik dan penampilan yang megah sangat terlihat ketika mereka tampil. Waktu performa Total Tragedy, crowd surfing pun tercipta, kali ini 4 orang melakukannya berbarengan, pemandangan yang jarang terlihat. Vokalis Dreamer, Rika Ariga sempat melontarkan kata-kata yang menggelitik, "Walaupun saya sudah menjadi Ibu, tetep metal! Kalo enggak mendingan jadi ibu-ibu tukang pecel!", massa pun langsung riuh. #eaaa

Sekitar pukul 8.15 malam, Jasad akhirnya tampil, tanpa intro gendang sunda seperti biasanya. Massa pun langsung merangsek ke depan, tempo moshpit kembali naik, sangat brutal namun cukup terkendali. Beberapa lagu baru pun dibawakan seperti 'Rebirth Of Jatisunda'. Dalam satu lagu Man Jasad sempat beraksi sambil menggendong seekor ular besar. Hahaha, Keren! Selama Jasad, massa memanas, sangat agresif, sikut-sikutan, headbang, crowd surfing dimana-mana. Seperti biasa, pemandangan yang sadis!










Acara ini digagas oleh BMQ, Bento Prosatanica dan kawan-kawan. Sempat ngobrol sebentar sama Bento, ternyata acara ini kali ketiganya Monster Of Legend dilangsungkan. Sangat memberikan angin segar bagi penikmat musik ekstrim di Indonesia. Benar-benar salut buat BMQ yang selalu memberikan acara metal yang berkualitas. Ditunggu event-event selanjutnya! \m/

Video Thrashline - Bendera Kuning diunggah menyusul...

Friday, August 26, 2011

Film Pendek Dari Portal



Siapa yang tidak tahu game Portal? Game yang mengasah pikiran yang dikemas secara First Person Shooter ini memang mencuri pandangan massa gamers di seluruh dunia. Konsep yang simpel, namun butuh pemikiran mendalam pada setiap levelnya, menjadi candu untuk setiap pemainnya. Valve Software sebagai publisher patut diberikan dua jempol keatas! \m/

Kali ini dapat kita lihat film versi pendeknya. Digarap tidak lebih dari 7 menit, namun dapat memberikan visualisasi menyeluruh dalam dunia game Portal. Bercerita seseorang wanita yang bangun dari tidurnya, namun tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sampai saatnya mendapatkan 'Portal Gun', sebuah senjata yang mampu menciptakan ruang 'warp' pada dinding, sehingga bisa digunakan sebagai alat untuk melarikan diri dan sebagainya. Didominasi adegan aksi yang cukup seru, belum lagi bagian artistik yang cukup mendukung. Dan juga diperankan langsung oleh Danielle Rayne. Silahkan dipantau langsung diatas!

Link terkait: http://orange.half-life2.com/portal.html

Wednesday, July 27, 2011

Konspirasi Berwacana Tahun Lalu


Penting gak penting yang penting blog di update lagi. Bulan ini kayaknya rekor untuk postingan blog terbanyak. Karena sebelumnya cuma berhasil menempuh maksimal di lima postingan per bulan. Marilah saksikan sedikit pembahasannya, walaupun tidak sedalam Debate Club di TV One, namun dapat terjamin kebenarannya.

Penggalan percakapan diatas adalah sebuah konspirasi atas dasar nyampah massal di twitter. Terjadi pas waktu bulan Juli tahun lalu, tidak terasa sudah genap setahun. Entah siapa yang mulai, yang pasti balas-membalas terjadi cukup panjang. Kebetulan di capture secara kurang kerjaan oleh @greatdaru, yang kemungkinan besar lagi online sambil mabuk ciu di pinggiran Kalimalang.

Dibawah ini adalah aktor intelektual yang terlibat di dalam perbincangan diatas. Siahkan di cek akunnya, semoga shahih! Kalau perlu di hack, biar gak banyak bacot lagi. Kesian server di twitter sering down gara-gara kebanyakan yang nyampah. Sekian.

@RyoMMaker: Seorang buruh pabrik minyak yang juga rangkap gamers rumahan. Berbekal PS3 jailbreak berencana ingin menguasai dunia. Vokalis sebuah band yang mengaku beraliran metal tauhid, tapi gak nyangka diam-diam mantau juga yang namanya Stoya. Tidak diragukan lagi bahwasanya didalam hardisk eksternalnya masih menyimpan banyak misteri.

@greatdaru: Lulusan salah satu institut seni, yang sekarang sedang bekerja sebagai kuli rancang grafis di pusat kota. Ngakunya mantan preman Kalimalang yang menggemari rock klasik era 80-an. Di tahun ini sedang memperdalam seni fotografi khusus event musik. Sudah dapat ditebak, ujung-ujungnya pengen kerja sebagai fotografer di majalah pria dewasa.


Tuesday, July 26, 2011

Bekasi Death Fest 2011


Beuh! Setelah izin cabut dari acara keluarga akhirnya bisa merapat ke sebelah timur Jakarta. Itu juga pake acara ditilang polisi segala, lagi banyak razia dijalan, plus lampu motor gak dinyalakan (emang gak pernah!). Lagi pula peraturan iblis macam mana pula yang nyuruh nyalain lampu siang-siang? Idiot! Katanya suruh hemat energi? Hah? Daripada ngemeng makin gak jelas, mendingan langsung nyimak liputannya dibawah. \m/

Minggu, tanggal 24 Juli 2011, Gedung Olah Raga Bekasi kembali menjadi saksi pelaksanaan ritual musik ekstrim bawah tanah legiun Bekasi. Setelah malamnya sempat digerinda oleh Siksa Kubur dan Dead Squad di tempat yang sama, dengan judul Hysteria Night Party Volume 1. Hari ini kembali digelar acara bertajuk Bekasi Death Fest. Kabarnya acara ini merupakan acara besar yang pertama yang menghadirkan band yang seluruhnya mengusung death metal. Sedikit info, hampir setiap kota punya acara tahunan Death Fest, namun di Bekasi ini adalah yang pertama kali dilangsungkan.

Event yang sangat brutal! Sekitar 20 band menggempur gendang telinga anda dengan distorsi tegangan tinggi. Tercatat diantaranya, Jasad, Asphyxiate, Panic Disorder, Asilent (Singapura), Carnivored, Vomit Larynx, Injury Deepen, Pedih, Fadihat, Alien Scream, dan banyak lagi. Massa yang datang lumayan ramai, walaupun tidak merapat hingga ke tribun bagian atas. Di mosphit massa cukup beringas, hampir seluruh area ber-headbanging ria, sesekali pun circle pit terlihat. Pada hari H tiket di bandrol seharga 30 ribu, belum lagi paket tiket yang seharga 45 ribu sudah termasuk bundle album Asphyxiate yang Anatomy Of Perfect Bestiality. Khusus di rilis di Indonesia, versi digipack dengan artwork cover yang baru.

Kapasitas sound yang sadis. Cukup menggelegar, walaupun sedikit menggulung karena secara akustik bentuk gedung dari Gedung Olah Raga Bekasi yang kurang mendukung. Dengan soundman yang mantab, beberapa band dapat mematahkan masalah sound tersebut. Tata cahaya pun tampil maksimal, gemerlap sinar laser dan permainan lampu yang keren menambah khusyuk massa yang hadir di venue. Sangat puas! Tidak sia-sia menyambangi bekasi puluhan kilometer, melewati panjangnya Kalimalang yang fenomenal tersebut.

Akhir kata, permulaan yang berbahaya! Bekasi Death Fest adalah jaminan. Ditunggu bagian keduanya tahun depan! Untuk mempersingkat waktu, dibawah ini sedikit foto-fotonya.














Atas keterbatasan peralatan yang kurang mendukung. Mohon maaf apabila sound dan gambar yang terekam tidaklah sempurna. Berikut beberapa video yang sempat terekam. Silahkan menyaksikan! \m/





Perhatian! Video Jasad diunggah menyusul.