Tidak sengaja menemukan situs unik pengubah visual karakter diri menjadi berbentuk visual 8-bit. Lumayan buat update avatar twitter setelah berbulan-bulan tidak pernah diganti. Yang mana menjurus ke perbuatan dosa, karena sempat menelantarkan social media yang harus digunakan sebagaimana semestinya.
Dalam memeriahkan SXSW atau South By Southwest, sebuah festival besar tahunan musik, film, dan media interaktif lainnya khususnya di Amerika. selalu saja ada terobosan baru dari media-media baru maupun lama, berlomba-lomba menciptakan promosi yang unik dan 'nyeleneh' untuk merangkul masyarakat, tidak terkecuali dalam situs ini. Dengan konsep Eightbit vs SXSW, mencoba mengajak kita melawan festival SXSW yang sedang berlangsung.
Bagaimana caranya? Hanya dengan mengakses situsnya, dan sedikit mengkustomisasi sesuai keinginan kita, jadilah sebuah visual lucu berbasis 8-bit. Setelah selesai, jangan lupa untuk di share ke twitter dan otomatis langsung mengganti avatar kita. Benar-benar cara yang sangat instan, tidak perlu bergalau-galau ria dalam men-tracing foto anda dalam aplikasi berbasis vector seperti biasanya. Selamat mencoba! :D
Diawali dengan update twitter diatas, akhirnya merapat setelah mendapat sebuah tiket gratisan dari sepupu saya yang baik hati, bernama Odri. Berikut adalah (lagi-lagi) sedikit liputan kecil-kecilan selama beberapa saat di Java Jazz. Yang mana tidak terasa sudah genap empat tahun berturut-turut saya berkesempatan hadir dan menonton event tahunan salah satu event musik jazz terbesar di asia ini.
Datang pada hari kedua event Java Jazz Festival 2011, tepatnya pada tanggal 5 maret. Seperti biasa, ramai dan padat dengan pengunjung yang datang, terlihat dari antrian panjang di sore harinya. Apalagi kehadiran banyak bintang besar ternama pada tahun ini, seperti Santana, George Benson, dan lainnya, walaupun total pengisi acara tidak sebanyak tahun kemarin. Tetapi kali ini terlihat dari pihak sponsor yang semakin banyak, penambahan banyak booth sponsor di dalam jadi mengingatkan kesan seperti acara PRJ.
Setelah masuk sampai di dalam, langsung saja saya merapat di Dji Sam Soe Jazz Corner, Gugun Blues Shelter sedang tampil disana. Dengan ciri khas blues yang kental dan eksentrik, memanaskan tempo para penonton yang menyaksikan di area tersebut. Benar-benar penampilan yang powerful, jadi teringat tahun kemarin di Java Jazz Festival 2010 waktu saya menyaksikan penampilan live mereka pertama kali.
Lalu saya sempatkan menonton, Jopie Item, Andien, dan George Duke And The All Stars. Semuanya menampilkan penampilan yang maksimal, membuat semua tempat benar-benar padat. Apalagi sewaktu George Duke tampil, banyak mengundang bintang lainnya untuk berkolaborasi, ditutup dengan komposisi dua drumer dan dua bassis yang megah, membuat pengunjung teriak "we want more, we want more!", seperti biasa disudahkan mereka begitu saja tanpa tambahan lagi.
Tak sengaja menonton Jamie Lidell, penampilan yang benar-benar memukau. Dengan musik yang progresif eksperimental, berhasil memadukan musik modern dengan musik pop jazz hanya dengan tiga personel. Apalagi ditambah dengan gaya para personel yang sangat eksentrik dan sedikit balutan artistik di peralatan musik mereka.
Dan berikut beberapa performa yang saya tonton. Tohpati Bertiga, Sebuah proyek baru dari Tohpati, dibantu dengan Indro untuk bass, dan Bowie sang drummer Gugun Blues Shelter. Memberikan sebuah komposisi musik progresif unik dengan campuran rock dan etnik. Lalu Zap Mama, grup pop jazz dari perancis yang cenderung bermusik dan berpenampilan era eighties, sang vokalis tampil dengan tarian yang unik. Tidak tanggung-tanggung beraksi 'jumpalitan' seraya 'koprol' diatas panggung dengan pakaian yang sangat ribet, membuat para penonton terperangah. Dan terakhir, Maliq & D'Essential, area seketika langsung padat dengan ribuan penonton, yang mayoritas diisi dengan para pemuda dan pemudi yang hafal mati bait demi bait grup band pujaannya tersebut. Untuk Maliq & D'Essential kali ini agak beda, dengan konsep era-era Grease, baju putih dan jeans biru, dilengkapi dengan dance battle antar personelnya menambah kesan berbeda pada malam itu.
Secara keseluruhan, Java Jazz Festival 2011 benar-benar event yang wajib diikuti setiap tahunnya. Kita tunggu tahun depan, kejutan apalagi yang akan ditampilkan mereka. Semoga masih tetap ada kesempatan untuk melihatnya! Salam hangat, salam olahraga! \m/ #eaaa
Berawal dari bujukan seorang teman di facebook beberapa bulan lalu. Akhirnya terkena racun untuk mencobanya juga. Tidak terasa hingga saat ini saya masih memainkannya, malah akhirnya level Project Legacy saya jauh diatasnya. Coba saya sempatkan untuk sharing, sekaligus tutorial kecil-kecilan untuk yang baru mencobanya.
Siapa yang tidak tertarik dengan game keluaran Ubisoft? Seperti Tom Clancy's Splinter Cell, Far Cry Series, Driver, hingga series Assasin's Creed. Juga sebuah kabar yang cukup aneh, apalagi ini tidak tanggung-tanggung, Ubisoft mengeluarkan aplikasi untuk sebuah Facebook. Benar-benar sebuah pengalaman unik dari sebuah terobosan mereka yang sangat wajib dicoba.
Konsep dan Sistem Permainan
Secara singkat, Project legacy masih ada benang merahnya dengan series Assasin Creed. Seperti jalan cerita hingga elemen-elemen permainan pun mempunyai alur yang kuat, cukup kompleks seperti game aslinya. Dengan sistem social rpg web-based click game, seperti Mafia Wars dan King of kungfu. Tetapi dengan tampilan visual yang jauh lebih keren, interface yang hi-tech, cenderung minimalis, namun tetap nyaman digunakan. Di dukung juga dengan ilustrasi indah pada pada setiap misi yang berganti-ganti, menambah nilai plus untuk game yang satu ini.
Setelah masuk pada menu pertama, ada beberapa pilihan menu untuk menjalankan permainan. Penjalasannya dibawah ini:
Home : Berisi beberapa shortcut seperti Special Code, Quick Links, Notification, Friends.
Memories : Tempat memilih misi, terdiri dari 4 Chapter, masing-masing chapter mempunyai beberapa pilihan event yang dapat dimainkan.
Profile : Untuk menaikan level, mengecek status, dan melihat achievement yang sudah diraih sebelumnya.
Equipment : Tempat untuk jual-beli inventory, membuat mnemonic, hingga meng-craft barang.
Social : Tempat bersosialisasi dengan teman, melihat wish list mereka, dan meng-invite yang lain.
Territories : Wilayah yang telah kita beli dapat dilihat disini, tempat mengambil pendapatan setiap hari.
PVP : Player Vs. Player, fitur baru di awal tahun ini, tempat bertarung dengan pemain lainnya di dunia.
Training, Contract, & Lockbox : harus mempuyai account di Uplay untuk mengaktifkannya.
Seperti biasa, permainan dilakukan dengan tujuan menjalani misi yang telah disediakan. Setelah misi selesai, akan ada experience point yang akan didapat, sehingga memungkinkan untuk naik level, mengisi point status, dan sebagainya. Berikut atribut yang dapat dinaikkan pointnya :
Conflict : setiap 10 point akan meningkatkan plus 1 AP setiap kali naik level
Intrigue : setiap point akan meningkatkan persentase 1% Florins yang didapatkan
Shadow : setiap point akan meningkatkan persentase 0.2% untuk mendapatkan Item
Knowledge : setiap 10 point akan menambahkan ekstra 1 Crafting Slot
Sejauh ini Open Beta Area sudah ada tiga wilayah, yaitu : Italian wars, Rome, dan Holidays. Untuk tahun 2011 ini, akan banyak event yang datang, event masih ditandai dengan tulisan coming soon. Dan kemungkinan besar wilayah penjelajahan masih akan diperluas, menghitung terus bertambahnya pemain dari hari ke hari.
Achievements
Salah satu fitur yang menarik dari Project Legacy, yaitu achievements. Diberikan bila kita sudah mencapai target tertentu, sepintas seperti badges dalam foursquare. Dengan 60 buah lebih badge achievement yang bisa di koleksi menambah seru memainkan Project Legacy ini. Apalagi dengan keseluruhan desain minimalis yang terlihat hi-tech.
Koneksifitas Prime Game
Apabila anda termasuk pemain yang memainkan Assasin's Creed: Brootherhood di console yang berbeda, seperti PS3, Xbox, maupun PC. Dapat mendapatkan konten eksklusif di game aslinya, dengan cara mengkoneksikan account facebook kita dengan account Uplay, tetapi tergantung pencapaian permainan di Project Legacy ini. Berikut videonya yang sedikit banyak menjelaskan fitur-fitur yang dapat dibuka di game aslinya, seperti kostum, dan berbagai landmark penting.
Tutorial Untuk Pemula
Tutorial untuk pemula & berbagai screenshoot pembantu akan diposting menyusul, ada tugas negara mendadak. Harap maklum! #eaaa
Directed : Ari Folman Produced : Ari Folman, Serge Lalou, Gerhard Meixner, Yael Nahlieli, & Roman Paul
Tidak terasa, hampir lima bulan lalu sejak pertama kali menonton film ini. Karena dulu nonton tanpa terjemahan, akhirnya memutuskan menontonnya lagi setelah menyempatkan mengunduh terjemahan bahasa Inggrisnya. Maklum gak tau arti bahasa asli filmnya, soalnya film ini menggunakan bahasa Hebrew, yaitu bahasa Israel. Karena filmnya mempunyai pesan yang sangat bagus, tidak ada salahnya dibawah ini saya kembali coba sharing. Semoga berkenan!
Dibalik sebuah kontroversi dari peta politik sebuah negara zionis Israel. Ternyata menyimpan sebuah film yang bagus. Waltz With bashir adalah sebuah film animasi indah. Dirilis pada tahun 2008, dengan waktu total sekitar 1 jam 25 menit, film ini menjadi sebuah terobosan untuk menyampaikan salam perdamaian ke seluruh dunia.
Konsep dan Cerita
Film ini diceritakan dari pengalaman sutradaranya sendiri, Ari Folman, yang pernah menjadi tentara Israel pada masa perang Lebanon tahun 1982. Dengan konsep autobiografi dokumenter, film ini banyak melatar belakangi banyak kejadian perang pada masa itu, salah satunya malam sebelum pembantaian Sabra dan Shatila. Seorang Ari Folman, yang ingin mengingat kembali masa lalunya, pada keseluruhan adegan dibuka dengan wawancara Ari folman kepada teman-temannya, yang kemudian mulai masuk ke flashback cerita tersebut. Sekitar ada delapan orang yang di wawancara, masing-masing cerita mempunyai kekuatan cerita dan pesan tersendiri yang kuat. Banyak adegan dramatis yang cenderung dikemas secara surealis. Singkatnya, secara langsung dapat membuat kita tahu bagaimana tentara Israel pada masa itu, sewaktu menyikapi pemerintahan mereka sendiri, cara mereka berpatroli di garis perbatasan, hingga suasana pertempuran di garis depan. Hampir semua cerita dibumbui pesan satir, pesan kritis, provokatif, dan penuh propaganda.
Teknologi Animasi
Yang paling menarik dari film ini adalah teknik animasi yang digunakan. Mungkin termasuk salah satu film dokumenter yang seluruhnya menggunakan animasi dalam filmnya. Animasi di film ini biasa disebut rotoscoping, yaitu penggambaran ulang diatas gambar rekaman asli. Dalam desain grafis disebut trace atau tracing, sehingga gambar asli yang berupa bitmap di konversi menjadi vector. Untuk menggerakannya biasanya menggunakan animasi per-frame yang dikombinasi dengan software seperti Adobe Flash hingga teknologi tiga dimensi.
Dalam satu scene gambar, terdiri dari ribuan potongan layer, dan digabungkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan ilusi gerak seperti film animasi lainnya. Dalam produksinya, pertama kali diambil rekaman dubbing suaranya, yang kemudian ditulis ulang ke story board, dari sana sekitar 2300 ilustrasi awal dibentuk, dan kemudian digerakkan dengan teknik rotoscoping yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas. Sehingga pengerjaan membutuhkan waktu yang sangat panjang, oleh karena itu tidak perlu terkejut jika film ini baru selesai setelah empat tahun pengerjaan.
Kontroversi
Karena ceritanya yang provokatif, apalagi di scene akhir menampilkan rekaman video tentang kekerasan setelah pembantaian Sabra dan Shatila secara vulgar. Sehingga film ini dilarang banyak negara di timur tengah. Tetapi komunitas blogger di Lebanon melawannya, dan mempertonton secara tertutup kepada sekitar 90 orang kritikus film disana. Sejak itu, film versi bajakan pun banyak beredar disana, sehingga masyarakat pun semua dapat melihatnya.
Bagi saya pribadi, Waltz With Bashir merupakan film yang luar biasa, teknologi animasi yang indah dikemas dengan cerita yang realistik. Memberikan informasi tentang keadaan latar belakang peperangan di Lebanon dengan cukup baik. Dan yang penting, perdamaian menjadi satu pesan yang kuat diakhir cerita. Ternyata film ini sudah meraih lebih dari 25 penghargaan film, dan berhasil masuk nominasi di hampir 100 penghargaan di seluruh dunia, sudah cukup jadi bukti kalau film ini layak untuk ditonton.
Dibawah ini merupakan trailernya, selamat menikmati! :D
Tidak sia-sia menunggu hingga tiga bulan, semenjak membeli tiket presale-nya pada bulan november lalu. Dengan sedikit berita kecewa, bahwa venue yang tadinya di Stadion Gelora Bung Karno terpaksa dipindah ke pantai Carnaval Ancol oleh pihak pengurus stadion. Tanpa mengoceh panjang lebar lagi, berikut liputan kecil-kecilannya dibawah!
Penantian yang cukup panjang akhirnya terjawab. Iron Maiden tampil langsung di muka publik metal Jakarta pada hari kamis kemarin tanggal 17 februari 2011. Setelah ketar-ketir atas cuaca yang labil beberapa hari sebelum hari H, karena selalu hujan malam harinya. Apa daya ketangguhan kuasa sang pawang hujan, pada hari H akhirnya menjadi malam yang cerah, menambah sempurna penampilan Iron maiden pada malam itu.
Konser dimulai sekitar pukul 21.30, setelah dibuka oleh penampilan Rise To Remain, band metal pendatang dari Inggris. Yang ternyata salah satu anggotanya merupakan anak dari Bruce Dickinson. Dibuka dengan lagu intro, Sattelite 15 dan langsung dimulai dengan lagu Final Frontier, membuat penonton jejingkrakan di tengah venue. Hampir seluruh lagu hits nya dibawakan pada malam itu, seperti The Wicker Man, Blood Brothers, When The Wild Wind Blows, The Evil That Man Do, Fear Of The Dark, hingga dari album pertama yang berjudul Iron Maiden. Tidak lupa penampilan maskot fenomenalnya, yaitu Eddie.
Konser pun selesai sekitar pukul 23.30, sekitar 10 ribu kepala pun mau tidak mau harus puas atas penampilan tersebut, walaupun terdengar teriakan "we want more! we want more!" berulang kali di depan panggung. Saya pribadi juga menunggu lagu-lagu anyar yang lain seperti Rainmaker dan Run To The Hills. Setelah bermain di Jakarta, Iron Maiden langsung merapat ke Bali untuk mengejar konsernya tanggal 20 februari, tepatnya di kompleks Garuda Wisnu Kencana.
Kayaknya saya cukupkan naskah liputannya, masih banyak liputan yang berkualitas dari media-media tetangga yang lebih lengkap dan lebih baik lagi. Untuk melengkapkan berita diatas tidak ada salahnya saya memberikan beberapa foto dan rekaman video amatir seadanya. Mengacu konsep di forum sebelah gan, No Pic = Hoax! Nah, berikut saya sertakan liputan gambarnya dibawah ini.
Dibawah ini beberapa rekaman videonya, mohon maaf tidak sampai habis, karena posisi ditengah crowd yang cukup beringas, beberapa bule moshing mabuk dibawah kendali alkohol. Sehingga kesenggol-senggol demikian rupa, gambar tidak stabil, lebih baik mematikannya lebih dahulu, sebelum para penonton mencibir lebih banyak. Maapkan baim ya auloh!
Akhirnya selesai juga menjalani ibadah rukun metal kelima, semoga semua orang yang menyaksikan menjadi metal yang mabrur malam itu. Dengan senang hati saya persembahkan sebuah badge foursquare Iron Maiden! Up The Irons! \m/ #eaaa
Badge Iron Maiden
Sebuah band Heavy Metal legendaris dari Inggris. Hingga saat ini telah menelurkan album sebanyak 15 buah album. Tanggal 17 dan 20 Februari kemarin bermain di Jakarta dan Bali sebagai salah satu jadwal dari tour dunianya.
How to unlock : Check-in one times at Iron maiden concert venue. And Shout: Up The Irons! \m/ Message :"Congrats! You're the real Trooper! \m/"
Postingan pertama di bulan februari 2011. Agar blog ini sedikit update, ada baiknya saya kembali mencoba memberikan sedikit desain untuk badge Foursquare, sebuah apresiasi kecil untuk Tahun Baru Cina ke-2562 yang akan datang esok hari. Sekaligus menghormati teman-teman yang merayakan, dan juga beberapa keluarga saya yang juga merayakan, ditunggu angpau-nya yaa! #eaaa
Sedikit informasi tentang Tahun Baru Cina. Tahun Baru Cina atau Imlek, merupakan sebuah perayaan pergantian tahun, menjadi hari penting bagi orang Tionghoa. Perayaan tahun baru Imlek biasanya dimulai di hari pertama bulan pertama pada penanggalan Tionghoa dan berakhir
dengan Cap Go Meh ditanggal kelima belas pada saat bulan purnama. Perayaan tahun baru Cina sangat beragam, seperti jamuan makan, penyalaan kembang api, yang paling sering terlihat penampilan Barongsai di tempat-tempat umum. Serta tradisi pemberian Angpau, yaitu bingkisan dalam amplop merah yang biasanya berisikan uang, diberikan oleh orang yang sudah menikah ke orang yang belum menikah, biasanya masih ada keterikatan kelaurga.
Pada pemerintahan Soeharto (1968-1998), dengan Instruksi Presiden nomor 14 Tahun 1967, perayaan Tahun Baru Cina sempat dilarang. Tetapi pada tahun 2000, pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gusdur mencabut Inpres tersebut, sehingga perayaan Imlek dapat bebas dirayakan di Indonesia. Serta menindaklanjuti dengan Kepres No. 19/2001 tertanggal 9 april 2001, yang meresmikan Imlek sebagai hari libur yang fakultatif, dalam pengertian hanya berlaku bagi yang merayakan. Akhirnya pada tanggal 12 Februari 2002, Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional oleh Presiden Megawati Soekarno Putri.
Selamat Tahun Baru Cina bagi yang merayakan, Gong Xi Fat Cai! \m/
Writer, Prducer, Director : Shaun Monson Narated : Joaquin Phoenix Music : Moby
Yeah! Selamat berjumpa kembali di awal tahun 2011, setelah lama gak posting karena kesibukan pekerjaan yang sangat intens di awal tahun (jiahh! lagi-lagi alasan stereotipe seperti kemarin). Supaya ada variasi, tidak ada salahnya saya mencoba membahas film yang pernah saya tonton beberapa bulan lalu. Film yang sangat-sangat berpengaruh kepada kehidupan saya pribadi. Film itu berjudul Earthlings.
Berawal dari ketidaksengajaan melihat tag-an di fesbuk untuk teman, yang ternyata tag-an mayoritas gambar poster film dokumenter lingkungan hidup. Dan tanpa sengaja menemukan judul Earthlings diantara judul yang lain, karena iseng saya pun langsung coba cek trailernya di youtube. Ternyata trailer film yang sangat mengejutkan, menyentuh, tetapi masih berkonsep lingkungan hidup, dengan penuh dengan potongan hidden clip yang brutal dan sadis, bagaimana manusia berinteraksi kepada binatang. Tidak memikir waktu panjang, langsung saja cari link-nya, dan download hingga selesai. Dan ternyata setelah selesai pun, untuk menontonnya, perlu menyiapkan mental dahulu selama beberapa hari, mencari bahasan film tersebut di forum-forum luar, tetapi agak sulit. Benar-benar satu-satunya film yang sangat butuh pengorbanan mental yang tidak sedikit.
Materi, Konsep, dan Alur Cerita
Film dokumenter ini dirilis tahun 2005, dengan total waktu sekitar 135 menit, berisi banyak materi penting yang sayang untuk dilewatkan. Konsepnya langsung menyentuh dasar permasalahan yang ingin dibahas, yaitu isu lingkungan. Dimulai dari pengenalan 3 tahap kebenaran : Ridicule, Violent, Acceptance. Dimulai dengan penjelasan bagaimana sebuah rasisme terbentuk di dunia, dilanjutkan pembahasan seksisme, dan terakhir speciesism atau spesiesime. Sebuah paham bagaimana manusia merasa sebagai spesies tertinggi dimuka bumi, dan menggunakan kepercayaan tersebut untuk mengeksploitasi spesies lainnya diluar batas normal, yaitu spesies binatang dan tumbuhan. Hutan dibabat habis, sumber daya dikeruk secara menggila. Hingga binatang yang diternak, diproduksi, di pertontonkan sebagai hiburan secara membabi buta. Setelah berjalan, film ini lebih banyak menitikberatkan kepada isu kekerasan terhadap binatang, mungkin hampir 90% materi dari total film. Keseluruhan film juga diambil dari rekaman kamera tersembunyi berbagai aktivis PETA, ALF, dan pencinta binatang lainnya.
Setelah beberapa menit pertama diisi dengan penjelasan dasar. Setelahnya pembahasan masuk ke pokok permasalahannya. Secara garis besar, pembahasan dan alur cerita pada keseluruhan film dibagi dalam lima bagian, seperti dibawah ini :
1. Pet
Binatang untuk peliharaan. Rangkuman dari data-data dan rekaman video tersembunyi, para peternak hewan peliharaan di Amerika. Sangat mengenaskan, hewan-hewan diternak secara brutal, tanpa mengedepankan fasilitas yang baik. Kandang yang kecil, penuh, dan kotor menjadi sebuah fakta yang menyedihkan. Apalagi bagian pembahasan tentang tipe euthanasia (suntik mati) kepada anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya. Saya pribadi, sebenernya di bagian pertama ini agak takut juga melihatnya. Apalagi jadi teringat banyak kucing peliharaan dirumah, hampir tidak tega.
2. Food
Binatang untuk makanan. Pembahasan cerita film menitikberatkan disini, bagaimana hewan dieksploitasi untuk makanan. Sebuah gambaran yang belum pernah dilihat sebelumnya, menyusuri mendalam banyak peternakan yang dibuat mirip pabrik, cara mengembangbiakkan yang tidak normal, hingga membahas tempat pemotongan hewan diseluruh dunia. Benar-benar berisi banyak adegan tidak wajar yang perlu membuka mata dunia.
3. Clothes
Binatang untuk pakaian. Bulu binatang telah menjadi sebuah produk mahal, target pasarnya pun kelas atas. Bagian ini memperlihatkan bagaimana cara mendapatkan binatang tersebut di alam liar, mengisolasinya di kandang tersembunyi, hingga cara memproses kulit dan bulu binatang tersebut. Benar-benar sebuah pemandangan yang mengerikan belum pernah terlihat sebelumnya.
4. Entertainment
Binatang untuk pertunjukan. Rodeo, memancing, berburu, balap anjing, balap kuda, sirkus, aksi matador melawan banteng, hingga kebun binatang merupakan sebuah tontonan yang biasa sehari-hari. Sebelumnya kita anggap terlalu biasa karena tidak tahu apa yang terjadi dibelakangnya. Seperti tempat pelatihan sirkus yang kejam menjadi salah satu masalah yang dibahas disini. 5. Scientific Research
Binatang untuk penelitian Ilmiah. Mungkin ini salah satu bagian yang tidak pernah terekspos ke publik. Tapi nyatanya sekitar 10 miliar binatang per tahun telah mengalami berbagai pecobaan mengerikan. Seperti yang banyak digunakan untuk kedokteran, percobaan militer, dan lainnya.
Menurut saya, film dokumenter Earthlings mungkin menjadi salah satu film dokumenter terbaik di dunia. Dan juga salah satu film dokumenter yang paling sulit saya tonton, serta sebuah film yang wajib ditonton seluruh manusia di dunia. Materi yang kuat berdasarkan fakta, dikemas dengan baik, sangat powerful, informatif, kontroversi, kritis, dan berpemikiran jauh ke depan. Apalagi narasi dibacakan oleh Joaquin Phoenix, dan musik yang sedikit tegang serta menyayat hati oleh Moby. Yang terutama terlihat, bagaimana menjelaskan permasalahan dasar yang ada, dan membuka pola pikir kita, perlunya menghargai sesama mahkluk hidup.
Dan sebagai info, film ini telah diterjemahkan ke 20 bahasa di seluruh dunia, serta beberapa penghargaan dunia telah didapatkannya, sebuah bukti sebuah film yang benar-benar harus ditonton. Banyak pesan-pesan penting yang disampaikan film ini, diantaranya rasa empati terhadap binatang. Seperti tagline-nya: Make The Connection!
Buat yang penasaran nonton filmnya, tapi masih ragu-ragu mungkin malah takut, bisa menyaksikan trailernya dulu dibawah ini :
Note: The following trailer contains images of graphic violence to animals. Viewer discretion is advised.